Rabu, 15 Mei 2013


Ulangan Tengah Semester Membuat Perubahan

            Pagi ini hari pertama ulangan tengah semester atau yang sering disebut UTS. Ini adalah UTS pertama ku  di SMAN 5 Malang, mata pelajaran hari ini adalah Bahasa Jepang dan Geografi. Pelajaran yang lumayan membuat aku dan teman-teman belajar dengan keras. Aku dan teman-temanku berangkat lebih awal, karena kita akan belajar bersama sebelum UTS dimulai.

            Bel masuk pun terdengar, semua teman-teman ku bingung mencari tempat duduk mereka masing-masing. Ternyata aku duduk disebelah kakak kelas yang bernama Christianto atau lebih dikenal dengan  sebutan “Chris atau Qiqiz”. Dia itu cowok periang, kocak, pintar, tapi juga suka mencontek, ya itu sudah hal yang wajar dikalangan anak sekolah jaman sekarang termasuk aku.

            Kami pun mulai mengerjakan soal UTS yang telah dibagikan, untuk kelas sepuluh pelajaran pertama adalah Bahasa Jepang, sedangkan untuk kelas sebelas pelajaran pertama adalah Ekonomi. Tidak terasa waktu sudah berlalu sekitar satu jam. Banyak teman-teman yang mulai bingung mencari jawaban ke teman yang lain. Ini tidak hanya terjadi pada teman-temanku tetapi juga aku dan kakak kelasku, termasuk Mas Chris.“Dek tolong panggil’in mbak sebelah kiri mu” kata Mas Chris “oh iya mas” jawabku polos. Aku pun memanggil mbak itu, dan akhirnya mereka saling menukar jawaban. Hal itu juga terjadi di pelajaran kedua, guru penjaga juga tidak menyadari kalau kami menyontek mungkin hal itu karena cara menyontek kita yang sangat baik, sebenarnya merasa berdosa kalau menyontek. Akhirnya UTS hari ini pun selesai, aku pun segera pulang.

            Sesampainya dirumah aku cerita pada ibu kalau hari ini aku menyontek empat nomor, ibu tersenyum. “Harusnya menyontek itu gak boleh, ya walaupun gak tau jawabanya lebih baik ngarang dari pada nyontek, besok gak boleh nyontek lagi dari pada nilai bagus tapi nyontek percuma” jelas ibu panjang lebar. “Iya bu iya, besok gak nyontek lagi” jawabku dan langsung masuk ke kamar.

            “Kalau gak nyontek nanti dapet jelek, terus dapet ranking paling bawah aduh nanti malu dong” aku mengomel-ngomel tidak jelas dikamar sambil memyiapkan buku pelajar untuk UTS besok. Setelah selesai menyiapkan buku untuk belajar, aku menjemput kakak sepupu ku yang akan mengajari aku unutuk UTS besok. Kami pun belajar matematika dan sejarah, banyak hal yang aku kurang bisa dan akhirnya setelah dibahas bersama aku mulai paham itu semua. “Vi selesai ya belajar nya” kata Kakak sepupuku. “Oh iya mas, doa’in semoga besok  lancar ya” “iya amin, tapi gak usah nyontek loh yaa” kata kakak sepupuku “kalau  itu insya allah mas, hahaha” jawabku sambil ketawa.

            Keesokan harinya, aku bangun pagi-pagi dan segera bersiap-siap berangkat kesekolah. Setelah sarapan aku segera berangkat ke sekolah.Seperti biasa aku dan beberapa temnku belajar bersama sebelum UTS dimulai. “Via bisa trigonometri ??” tanya salah satu temanku “Bisa sih tapi dikit” jawabku. Akhir kami pun saling bertukar pikiran.

            Setelah itu kami segera memasuki ruang UTS, ya seperti kemarin aku duduk di sebelah Mas Chris. “Dek pelajaran apa hari ini ??” tanya Mas Chris “matematika sama sejarah, kalau mas ?” aku balik bertanya “kalau aku Bahasa Indonesia sama geografi”. Hari ini penjaga UTS nya itu guru yang sering disebut “guru killer” jadi sepertinya hari ini tidak ada kesempatan untuk menyontek. Pelajar pertama ada salah satu temanku yang ingin menyontek tapi gerak-geriknya sudah terbaca oleh guru penjaga itu dan dia pun mendapat ceramah panjang lebar. “Untung aku ngga nyontek” ucapku dalam hati. Pelajaran ke dua pun berjalan tentram tanpa ada satu pun siswa yang menyontek.






            Setelah UTS hari kedua ini selesai aku meninggalkan kelas, aku dan teman-temanku berkumpul di depan kelas itu. Kita membahas tentang temanku yang tadi sempat tertangkap basah  ingin menyontek. “Wah untung aku tadi ngga ketahuan waktu nyontek” kata salah satu temanku “iya bener tadi aku juga sempet nyontenk tapi juga ngga ketahuan” jawab temanku yang lain. Kami pun mulai berbicara hal hal yang jauh dari bahasan tadi, sampai pembicaraan ke model baju, film-film terbaru, dan masih banyak lagi. Setelah cukup lama mengobrol kita pun  memutuskan untuk pulang.

            Tidak terasa satu minggu berlalu akhirnya UTS pun selesai, kami pun memulai pelajaran seperti biasa, masuk pagi pulang sore. Tidak seperti UTS masuk pagi pulang juga masih pagi, karena UTS nya cuma sebentar.

            Keesokan hari nya nilai UTS kami pun telah terpampang dipapan pengumuman di depan kelas masing masing. Ternyata nilai UTS ku yang aku sempat menyontek hasilnya lebih rendah dari pada nilai UTS ku yang lain. Sekarang aku sadar kalu menyontek itu tidak selamanya berakhir indah, kadang menyontek juga membuat kita lebih buruk. Aku pun menekankan pada diri sendiri kalu mulai sekarang tidak boleh  meyontek lagi.
            

Semangat Persahabatan


Kenalin nama aku Clara. Aku masih duduk di bangku kelas satu SMA. Aku mempunyai 2 orang sahabat ia bernama Chika namun aku seiring memanggil Chika dengan sebutan cacing, karna dia itu bener bener ngga bisa diem, persis kaya cacing kepanasan. Kita itu sering disebut "Ce Kuadrat" [C]lara dan [C]hika. Hari-hariku selalu penuh dengan canda dan tawa bersamanya.
Hari kamis pun tiba saatnya aku sekolah dengan giat. Aku pun segera bangun dari tempat tidurku.
“Hooaam.. pagi yang sangat cerah” kata ku sambil menguap
“Clara ayo bangun ini sudah jam lima lebih, kamu bangun terlambat lagi?” ujar ibu
“iya bu iya,” jawabku sambil berjalan keluar kamar
Aku pun segera mandi dan setelah itu langsung sarapan .

          Dengan terburu buru aku langsung pergi ke depan rumah karna ada seseorang yang memanggil manggil namaku, ternyata aku sudah dijemput oleh sahabatku yaitu Chika.
“Clara buruan, nanti kita telat nih” ujar Chika
"Iya iya, santai aja cing"
"Cing cing, stop panggil gue cacing" ucap Chika bawel

          Aku dan chika pun segera berangkat sekolah. dengan tergesa gesa Chika langung menginjak gas mobilnya. Wuuusss... sampai deh disekolah. Bell sekolah pun sudah berbunyi. kami berdua pun duduk, untuk mengikuti pelajaran. Tiba-tiba ada seoarang cewek yang masuk keruang kelas kami.

          “Oh iya anak-anak kita kedatangan tamu dari panitia lomba membuat cerpen. ibu bacakan pengumuman yaa” kata bu guru
“iya bu…” seru murid-muridnya
“ini ada lomba membuat cerpen tingkat kota yang diselenggarakan pada hari minggu 02 april 2013, tempatnya di SMP 2 JAKARTA jika ada yang mau ikut lomba ini, segera mendafatarkan diri ke kak Nita itu panitia lomba membuat cerpen” kata bu guru
          Aku sangat antusias untuk mengikuti lomba itu.
“kak aku mau ikutan lomba membuat cerpen” ujarku dengan semangat
“baik… nama adek siapa, kelas berapa dan umurnya berapa?” kata kak Nita dengan suara yang sangat lembut
“namaku Clara Indria, aku kelas satu SMA, umurku 16 tahun kak, oh iya kak berarti lombanya tinggal 2 hari lagi ya?” ujarku penuh semangat membara
“iya dek, lombanya tinggal 2 hari lagi” jawab kakak nita
“apakah ada yang mau ikut lagi, selain Clara?” Tanya bu guru
“Tidak ada bu…” seru para murid

          Bell pulang sekolah pun telah berbunyi.
Saat di perjalanan mau pulang chika bertanya kepada ku.
“Ra kamu benar mau ikut lomba membuat cerpen?” Tanya chika
“iya aku mau ikut lomba membuat cerpen, emang kenapa cing?” jawab chika
“gapapa sih cuma tanya aja… nanti waktu kamu lomba aku pasti bakal datang deh. Buat nyemangatin kamu hehe…” kata chika
“makasih ya chika. Kamu memang sahabat aku yang paling oke deh” ujar ku sambil memeluk Chika

Keesokan harinya. aku dan chika main sore disebuah taman
“chika aku udah buat cerpen nih… judulnya SAHABAT SELAMANYA, ini aku ambil dari cerita persahabatan kita sejak SMP, tapi bagus nggak ya chik?” tanya ku dengan wajah pesimis
“coba aku lihat ceritanya… tapi dari judulnya si udah bagus. kayaknya isinya juga bagus deh” kata chika
Setelah chika membaca cerpen buatanku tiba tiba .......
“wahh… Raaa kamu hebat, kamu bisa buat cerpen sebagus ini” ujar chika
“makasih atas pujiannya cing. Tapi apa benar cerpen buatanku bagus?” tanya ku dengan wajah heran melihat chika yang senang saat membaca cerpenku
“iya benar masa aku bohong sama kamu hehe…” ujar chika
“hufftt… besok lombanyaa. tapi aku kok jadi takut gini ya chik” ujarku cemas
“nggak usah takut, kamu harus tetap semangat jangan putus asa oke… besokkan ada aku buat nyemangatin kamu… ” ujar chika
“oke deh… makasih ya chik, kamu udah nyemangatin aku”
“iya sama-sama Ra” kata chika

          Disisi lain Chika sangat ingin mengikuti lomba ini, dia sangat ingin menjadi penulis cerpen atau novel. tapi dia selalu menjaga perasaan Clara, karna Clara adalah sahabatnya. Selalu berusaha bahagia demi sahabat itu yang selalu Chika tanam dalam hatinya.

          Keesokan harinya, perlombaan pun hampir dimulai
“heyy… Clara semangat ya!!! Semoga kamu menjadi juara oke” kata chika
“oke chik… doa’in aja biar aku jadi juara ya” kata ku
“eh tuh… lombanya udah mau dimulai kesana gih. Semangat Ra semangat Ganbatte Kudasai !!!” ujar chika
“ya udah aku kesana dulu cing” ujarku dengan wajah pesimis
“Semangat!!!” seru Chika

          Dan perlombaan pun telah selesai. Saatnya para juri mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan membuat cerpen.

          "Aku sebenernya pengen ikut lomba ini" ucap Chika sambil berbisik
tanpa sengaja Aku mendengar ucapan Chika itu, tetapi aku tetap berpura pura tidak tau, bukannya aku egois, tetapi aku tau kalau Chika memang ingin aku senang. Kami selalu berusaha selalu menjaga perasaan satu sama lain, walaupun harus menyakiti perasaan sendiri.

"Ra pasti kamu menang !!" ucap Chika menyemangatiku
"Semogaa" jawab ku singkat

Dan setelah beberapa lama menunggu .....
“Inilah saat-saat yang kita tunggu yaitu mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan ini” kata juri
“Dan pemenang juara pertama adalah… Clara Indriana… cerpen yang berjudul SAHABAT SELAMANYA” ujar sang juri dengan suara yang seru
“horee… aku menang” ujar ku sambil teriak teriak gak jelas
“Clara kamu hebat, selamat ya sahabatku…” ujar chika
“makasih ya chika… makasih juga atas dukunganmu selama ini. Kamu emang sahabat aku yang paling setia hehehe…” kata ku sambil memeluk sahabatku ini.
“Iya sama-sama Raa. Oh iya walupun kamu sudah menjadi juara, kamu tidak boleh sombong ya inget Ce kuadrat” kata chika sambil tersenyum pada ku
“pasti chik, aku akan selalu tetap menjadi Clara yang selalu ceria dan tidak pernah sombong” ucap ku senang.

          Aku tau pasti Chika juga ingin berada di posisiku, tapi inilah persahabatan "Selalu Bahagia Untuk Sahabatnya" Aku pun pergi ke atas panggung dan menerima piala untuk juara Penulis Cerpen dan aku mempersembahkan piala ini untuk sahabatku tercinta "Chika Wiguna" :)



Senin, 13 Mei 2013

BB atau Android?

Bagi Kalian Para "calon" pembeli smartphone yang masih bingung pilih android atau BB,
ini aku kasih tau perbedaan-perbedaannya, tapi ini menurut aku :)

1. Android tuh ga ada aplikasi BBM yang sekarang lagi gencaar banget, tiap ketemu temen yang ditanyain pin BB, ya gak?

2. Tapi kalau kalian pecinta aplikasi2 lucu, dan mudah bosen sana hape, mending pilih android deh, soalnya banyak banget aplikasi android yang gada di BB, dan kalo android gampang banget mau uninstal dan cari aplikasi yang kamu inginkan.

3. Kalo kamu adalah gamers sejati, android tuh pilihan terkece, banyak banget game-game yang kereeenn dan update.

4. Kalo kamu adalah  bisnisman yang butuh hubungin orang sini-sana, BB adalah pilihan tepat, karena lebih mudah buat komunikasi pake BBM.

5. Tapi jangan salahh, para pengguna BB dan Android bisa kok saling chatting, apalagi sekarang udah banyak banget aplikasi chatting yang bisa di pake di BB ataupun Android, kayak Whatsaap, Line, WeChat, dan baaaannyaak lagi

memilih BlackBerry atau Android? tergantung kebutuhan pemakainnya sih, semoga artikel ini bermanfaat :)

Senin, 29 April 2013

Jadi orang lain ??

itu adalah hal yang kurang 
bahkan ngga penting untuk dilakukan

dengan jadi diri sendiri kita akan tahu
penilaian orang pada diri kita

selain itu kita juga bisa memperbaiki
sifat sifat yang kurang baik dari diri kita

dan ini ada beberapa tips jadi diri sendiri :)

  • 1. Menerima diri kita apa adanya
  • 2. Jangan suka mengeluh
  • 3. Menerima kekurangan diri sendiri
  • 4. Mengembangkan bakat yang ada pada diri kita
  • 5. Dan luangkan waktu untuk mengetahui bagaimana diri kita

^o^